Tampilkan postingan dengan label Berburu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berburu. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Juli 2011

Di Afrika, Asal Tembak Rugi Sendiri (BAGIAN 2)

CARA merebus air panas ini unik, karena hanya menggunakan sebuah drum berisi air yang diletakkan diatas pendiangan. Airnya disalurkan ke kamar mandi dan dapur.

Awas, menembak dobel!

Sesudah menentukan farm mana yang akan dikunjungi, sebaiknya Anda pergi ke pasar swalayan Johannesburg untuk berbelanja. Bila pemilik farm yang mengajak Anda berbelanja, pengeluaran pasti akan ditanggungnya, karena biaya tinggal termasuk makan tiga kali. Jadi jangan sungkan untuk mengambil barang yang diperlukan, karena farm jauhnya kurang lebih 600 - 700 km dari Johannesburg, sedangkan toko-toko di sepanjang perjalanan biasanya tidak lengkap.


Selain beras, barangkali Anda memerlukan cabai rawit, minyak goreng, telur mentah, susu segar, gula pasir, teh celup, atau kopi. Untuk daging pilihlah yang sudah di potong ukuran steak; tak perlu terlalu banyak, karena Anda akan mencicipi daging binatang buruan Anda sendiri, dan bubuk coklat untuk menangkal cuaca dingin. Perlengkapan kebersihan pribadi: macam kertas tisu, shampoo, sabun mandi, odol, dan handuk mandi harus Anda bayar sendiri.


Begitu Anda sampai di farm, mintalah izin kepada pemiliknya untuk mencoba senapan, baik itu milik Anda sendiri maupun pinjaman. Buatlah jarak paling sedikit 120 m. Cobalah beberapa kali sampai Anda yakin dan merasa dekat dengan senapan Anda, kalau itu pinjaman.


Soalnya, kalau tembakan Anda kena tapi binatangnya kabur, Anda harus membayar meski bangkainya tak ketemu. Menunggu mencarinya hingga esok hari bisa terlambat, karena bisa jadi kondisinya sudah tak lengkap lagi.


Kalau di tanah air kita dianjurkan pemerintah untuk menembak sebanyak-banyaknya, terutama hama babi hutan yang kebanyakan selalu berombongan, di Afrika, kita tidak boleh asal tembak. Teropong dulu mana jantan mana betina. Jangan sampai binatang yang akan kita tembak itu dibayangi oleh seekor lagi dibelakangnya. Peluru kita bisa menembusnya dan melukai juga binatang yang dibelakang. Tembaklah setelah Anda tenang dan yakin. Lihat ke mana larinya. Jangan segera melepaskan tembakan lagi, meskipun menurut Anda binatang yang kabur itu belum tentu mati. Kalau Anda sampai menembak lagi, ada kemungkinan Anda menembak dua binatang dari jenis yang sama, dengan jenis kelamin yang barangkali juga sama. Bukankah itu pemborosan?


Apabila binatang yang Anda tembak itu sudah mati terkapar, jepret sebanyak-banyaknya dengan kamera. Setelah itu pemilik farm akan menangani hasil buruan Anda. Dia akan bertanya opset bagaimana yang Anda inginkan, sebatas leher, sebatas dada, atau seluruh badan. Mintalah dagingnya sedikit dan bakarlah sesudah dibumbui di pendiangan. Asyik banget!


Tak ada ampun

Perusahaan taxidermy atau opset di sana adalah perusahaan besar yang memperkerjakan banyak tenaga ahli. Mereka bekerja sama dengan pemerintah, khususnya yang berhubungan dengan hewan yang dilindungi. Sebagai contoh, untuk membuat opset zebra saja mereka akan melihat dan mencocokkan jenis kulit, berat binatang dan bentuk mata, kuping, serta corak kulitnya. Ada 5 macam zebra di sana, tapi yang boleh di tembak hanya jenis Burchill.

Kalau hal ini terjadi, dan Anda terbukti bersalah, tanpa kompromi Anda akan langsung dideportasi dan dimasukkan daftar hitam. Pemilik farm yang memberi surat pengantar bagi Anda untuk opset dan PH (professional hunter)-nya pun pasti akan mendapat masalah. Di samping itu Anda akan mendapat kesulitan juga apabila tetap ngotot membawanya ke luar Afrika dan memasukkan ke negara asal Anda, karena tidak dibekali surat-surat resmi dari Afrika atau CITES (Conventions of International Trades on Endangerous Species).


Beberapa negara sangat keras mengawasi bagian-bagian binatang ini, seperti Singapura misalnya. Tanpa surat resmi dari perusahaan opset yang diketahui oleh perwakilan CITES atau Directorate of Nature Conservation in Respect of Cites, jangan harap bisa memasukkan hasil buruan Anda. Indonesia pun sudah mengikuti segala peraturan yang ada di CITES.


Perusahaan-perusahaan opset ini sama sekali tidak menggunakan bahan-bahan yang merusak lingkungan, seperti halnya formalin yang masih dipergunakan di Indonesia. Di dalam opsetnya selalu disebutkan bahan-bahan apa saja yang dipergunakan. Selain badannya dibuat dari serat kaca, juga disebutkan seluruh tulang tengkorak di rebus dengan campuran 5% sodacuci dan seluruh opsetan direndam dengan 5% sodium fluosikilat dan 56% carbaspray. Dengan sendirinya hasil opsetan milik kita atau dikenal sebagai trofi tersebut akan disertai selembar surat sehingga bertambah autentiklah barang itu.


JANGAN SEMBARANGAN BUANG PUNTUNG ROKOK 


JIKA suatu waktu Anda sempat berburu di Afrika, sebaiknya perhatikan beberapa perlengkapan yang harus di bawa dan berbagai hal yang harus dilakukan untuk menghindari kesulitan.

1. Makan obat malaria seminggu sebelum keberangkatan, selama disana hingga 2 lamanya setelah pulang.


2. Pilih pakaian berwarna coklat muda. Usahakan yang bahannya katun dan berlengan panjang. Jaket perlu, karena suhu di siang hari kurang lebih 9 derajat celcius, malam hari kurang lebih 4 derajat celcius.

3. Bawa pisau tajam, jangan terlalu panjang, pakaian training, sepatu olah raga, teropong tahan banting,obat-obatan pribadi, obat sakit gigi, demam, sakit perut, diare, batuk.


4. Pilihlah farm yang tidak terlalu luas, supaya berburunya tidak susah.


5. Bila jaket tersangkut di duri pohon, berhenti dan lepaskan dulu. Kalau Anda paksakan juga, jaket bisa robak, kulit terluka, bisa-bisa seluruh cabang dan dahan berduri akan ikut terbawa.


6. Apabila PH minta kita menunduk, taati, karena PH yakin bahwa binatang buruan telah melihat kita.


7. Jangan segera memasukkan sebutir peluru lagi ke dalam kamarnya sesudah menembak. Pilih senapan jenis Bolt Actions, jangan otomatis atau semiotomatis. Perhatikan kalau PH menendang-nendang tanah, berarti dia melihat arah angin. Berdiri selalu di belakangnya, kecuali kalau dia suruh kita di depan. Kalau ada tawaran dari PH untuk membuntuti dan membunuh hewan hasil tembakan Anda yang belum mati, lakukanlah sendiri. Tapi kalau tidak yakin, biar dia yang lakukan untuk Anda.

8. Kalau Anda perokok, gunakan geretan gas. Kalau bisa jangan merokok dulu; kawasan dalam kondisi kering dan mudah terbakar.

9. Matikan rokok dengan menginjaknya lumat di tanah, jangan di rumput, hingga benar-benar padam.

10. Jangan tidur terlalu malam, makan yang kenyang. Sarapan dulu sebelum pergi berburu.


11. Ketika pulang, masukkan semua pakaian kotor ke dalam plastik, ikat kencang-kencang dan jangan dibuka hingga sampai ditanah air. Di rumah, pakaian itu harus langsung diseduh air panas agar semua kutu binatang yang menempel mati.

12. Lebih murah cetak foto di Indonesia, tetapi cucilah film disana. Jangan percaya pada "film save" di bandara.



13. Tukar uang rand Anda sebelum meninggalkan Afrika Selatan, karena Anda akan mengalami kesulitan untuk menukarkannya kembali.


14. Tinggalkan peluru yang tersisa, sebab akan membuat Anda kesulitan di bandara mana saja, kecuali kalau mempunyai izin mempunyai izin membawa peluru.


Source : Majalah Intisari, No.402 - Januari 1997

Di Afrika, Asal Tembak Rugi Sendiri (BAGIAN 1)

BERBURU ke Afrika adalah idaman para pemburu. Agustus 1995, saya berangkat ke sana bersama anak saya. Di Afrika Selatan saja, kita dapat berburu di beberapa kawasan, misalnya Transvaal, daerah Nelspruit di barat laut, atau di sepanjang S. Limpopo perbatasan Botswana. Juga di Botswana, Zimbabwe, dan Mozambik.


Langkah awal yang paling mudah membina hubungan dengan penduduk lokal di sana, barangkali lewat kenalan di sini. Dengan cara ini Anda akan jauh lebih hemat daripada lewat biro safari berburu.


Untuk memilih lokasi perburuan, mintalah informasi dari sana, biasanya dari farm (lokasi perburuan). Kalau bisa belilah buku saku berjudul Mammals Africa, sebab disitu tersedia informasi jelas tentang bentuk dan gambar binatang yang Anda minati.

Sembunyi di rumah semut

Berburu Binatang di Afsel
Kalau Anda hanya akan menembak plain game sebaiknya cukup di daerah Afrika Selatan. Sasaran plain game adalah binatang sebangsa antilope. Jenis kebanyakan diberi nama boks atau buck. Eland, jenis antilope terbesar di dunia, dengan berat 900 kg dan tinggi 190 cm hanya sampai pundak.

Kalau mau berburu the big five (singa, gajah, leopard, badak, kerbau liar) maka Anda perlu ke Zimbabwe atau Botswana. Jangan ke Mozambik, meskipun sangat murah, karena masih banyak ranjau darat yang bertebaran di sana.

Kemudian uruslah visa di Kedutaan Afrika Selatan. Bila tujuannya Zimbabwe atau Botswana, maka Anda harus memohon visa lewat negara lain, atau minta bantuan KBRI setempat untuk membantu menguruskan visa on arrival. 

Setelah ini pun beres, mulailah kumpulkan perbekalan. Kalau gampang minta izin dari Polda, bawalah senjata sendiri sebab proses memasukkan senjata di sana sangat mudah. Tapi andaikan Anda terbentur peraturan Perbakin maupun Polda tentang izin angkut, ya sewa saja di sana. Selain murah, ada bermacam-macam jenis dan kalibernya. Pilih yang Bolt Actions, jangan yang otomatis.

Kaliber .30.06 Sprf. cukup untuk berburu plain game. Untuk berburu the big five, kaliber Win cukup ideal, meskipun kebanyakan menggunakan kaliber .459 Magnum.

Untuk kaliber .30.06 Sprf., cukup pakai peluru 168 grain sotpoint. Yang .375 Win pakai 286 grain solied (brass), sedangkan .485 Magnum dengan 475 grain solied (brass). Yang terbaik belilah peluru di sana. Selain murah juga lengkap, termasuk yang buatan lokal. Merek peluru yang umum di sana adalah PMP, singkatan dari Pretoria Metaalperswerke.

Musim berburu di Afrika antara 1 April - akhir Agustus, bertepatan dengan musim dingin. Maka alamnya kelihatan gersang dan berdebu. Bush (perdu rendah) pun jarang, sehingga tingkat kejelasan pandang antara kita dan kumpulan binatang atau sebaliknya sangat baik. Itulah perlunya pakaian berwarna coklat agar sesuai dengan warna alam sekeliling. Warna jins biru atau hijau muda justru akan menarik perhatian mereka.

Demikian jarangnya bush sampai satu-satunya tempat untuk bersembunyi hanyalah di gundukan tanah rumah semut, antel namanya. kadang-kadang sedemikian tinggi dan besarnya antel tersebut sampai kita bisa duduk ongkang-ongkang di atasnya tanpa takut amblas, berkat konstruksinya yang sekokoh semen corcoran.


Selain itu, angin dingin menggigit yang kadang-kadang bertiup kencang bisa membuat kita putus asa. Betapa tidak, sesudah satu jam mendekati sekumpulan binatang, lalu menunggu jarak tembak yang baik, sambil diam tak bergerak, tiba-tiba angin berubah arah, sehingga mereka serentak kabur. Maklumlah bau kita mendadak tercium.


Lihat pagarnya

Luas farm biasanya 600 - 6.500 ha. Kita mengetahui binatang apa saja yang dipunyai farm tersebut dari pagarnya. Dengan ketinggian rata-rata 2,20 m, apabila dilengkapi 2 jajaran kawat sebelah dalamnya, maka itu kawat berlistrik. Artinya, didalam ada binatang the big five. Karena itu, bila ingin buang air kecil, lihat-lihat dulu! Salah-salah bisa kesetrum.

Pagar keliling ini penting agar binatang tidak loncat ke luar pagar. Bila ini terjadi, sipemilik farm (swasta) yang beraneka ragam nama perusahaannya, seperti Old Shatterhand Hunting Farm, Buanette Farm, Big Game Hunting Farm, Eliras Farm, dll. sampai ratusan berderet-deret, tentu akan rugi.


Binatang di farm suatu saat akan berkurang kalau pemiliknya mengabaikan sensus berkala, pagarnya berlubang, binatang terserang penyakit, atau tidak bisa berkembang biak karena anak-anaknya dimangsa anjing ajak atau hyena. Bila demikian halnya, jalan satu-satunya bagi pemilik farm adalah membeli binatang terserang penyakit, atau tidak bisa berkembang biak karena anak-anaknya di mangsa anjing ajak atau hyena. Bila demikian halnya, jalan satu-satunya bagi pemilik farm adalah membeli binatang secara lelang di Taman Nasional kruger, Thaba Manzi, milik pemerintah di daerah selatan atau di Natal Game Marketing Association. Biasanya berita tentang ini dimuat dulu di beberapa majalah seperti A Wild Jag A Game Hunt. Risikonya sangat tinggi. Hewan-hewan ini mudah stress dan mati dalam proses pengangkutannya. Harganya pun sangat mahal. Seekor gemsboks tanpa ongkos angkut AS $850. Belum dihitung yang mati karena stress. Padahal harga seekor gemsboks yang ditembak oleh pemburu sendiri rata-rata AS $ 900.

Nah, untung baru bisa mereka raih bila binatang yang ditangkap tersebut hamil, sehingga pada tahun berikutnya jumlah mereka akan menjadi kira-kira 1,6 kalinya. Tentunya dengan syarat musim tahun ini dan tahun depan tidak dibuka perburuan untuk jenis binatang ini. Disamping itu mereka meraih laba dari biaya harian para klien.

Pada musim dingin tanah disekeliling pagar di bajak dengan traktor untuk menghindari kebakaran, baik akibat api tetangga maupun perbuatan iseng baik akibat api tetangga maupun perbuatan iseng. Di farm telah tersedia segala perlengkapan untuk tinggal selama berburu, kamar tidur bersih, pendiangan, dan juga air panas. Cara merebus air panas unik.

(Bersambung)                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           

GET UPDATE VIA EMAIL
Jika Anda Menyukai Artikel di Blog Ini, Silahkan Berlangganan via RSS. Isi Alamat Email Anda di Bawah Ini:

MAJALAH BOBO 1980-an

Tambahkan Kami di Facebook

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes