Minggu, 11 Maret 2012

Menjenguk Orang Sakit

MEMBEZUK orang sakit ternyata pekerjaan yang memerlukan banyak pertimbangan. 


Berikut ini hal-hal yang sebaiknya di perhatikan ketika menjenguk orang sakit:


1. Pilihlah waktu yang tepat. 


Bila perlu, tanyakan waktu yang sepi pembezuk pada anggota keluarga pasien. Bila pasien harus menjalani pembedahan, sebaiknya kita menjenguk sehari sebelum pembedahan.


2. Kenakan pakaian rapi.


Dengan pakaian rapi petugas dapat menyimpulkan pasien orang terhormat, sehingga dapat mendorong mereka untuk memperlakukan pasien dengan baik.


3. Walaupun bukan kewajiban, kita dapat membawa bunga, bahan bacaan, atau makanan untuk pasien. 


Semuanya haruslah bermanfaat bagi pasien. Khusus untuk makanan, sebaiknya kita memastikan makanan yang kita bawa boleh dikonsumsi pasien dengan menanyakannya pada dokter atau perawat.


4. Saat berkunjung, tunjukkan sikap santai dan bersahabat. 


Obrolan hendaknya yang membesarkan hati dan menyenangkan pasien. Berita baik tentang keluarga, pekerjaan, kejadian-kejadian terbaru hendaknya membuat pasien tersenyum. Namun, jangan berlebihan agar tidak terkesan kita menjadi pelawak baginya. Jangan pula memberondong pasien dengan percakapan atau pertanyaan tidak putus-putus, karena dapat melelahkan pasien.


5. Bila yang membezuk bersamaan lebih dari seorang, sebaiknya semua berdiri di satu sisi ranjang pasien agar pasien tidak kelelahan hanya untuk menoleh ke kiri atau ke kanan dalam berbincang dengan pembezuk.


6. Jangan bandingkan penyakit pasien dengan kondisi orang lain, kecuali hasil pengobatan yang menggembirakan. Hindari pula obrolan negatif tentang dokter dan rumah sakit.


7. Sebaiknya kita membezuk tidak terlalu lama. Jika pasien teman atau keluarga dekat, janganlah lebih dari satu jam. Bila cuma kenalan, cukup kurang dari setengah jam. Ingat, kunjungan singkat jauh lebih bermakna ketimbang kunjungan terlalu lama.


8. Lakukan evaluasi kunjungan setiap kali usai membezuk, agar kali berikutnya kunjungan kita lebih memuaskan dan bermanfaat bagi pasien yang dibezuk.


Source: Majalah Intisari, no.453 - April 2001

0 comments:

Poskan Komentar

GET UPDATE VIA EMAIL
Jika Anda Menyukai Artikel di Blog Ini, Silahkan Berlangganan via RSS. Isi Alamat Email Anda di Bawah Ini:

MAJALAH BOBO 1980-an

Tambahkan Kami di Facebook

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...